Gotong Royong Warga Rorinata Residence, Pondasi Masjid Jami Al-Ikhlas Mulai Dicor

Gotong Royong Warga Rorinata Residence, Pondasi Masjid Jami Al-Ikhlas Mulai Dicor
Bagikan :

Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Warga Menguatkan Pembangunan Rumah Ibadah di Sukamaju

Sunggal.Matalensa.co.id| — Semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga kembali terlihat di Komplek Perumahan Rorinata Residence Tahap IX Pengembangan 3, Dusun II, Desa Sukamaju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Sejak pagi hingga malam hari, warga bersama panitia pembangunan bergotong royong melaksanakan pengecoran pondasi Masjid Jami Al-Ikhlas, yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan sekaligus sosial bagi masyarakat di lingkungan tersebut.

Kegiatan pengecoran berlangsung hampir seharian. Meski pekerjaan membutuhkan tenaga dan waktu yang tidak sedikit, antusiasme warga tetap terlihat hingga proses pembangunan berlanjut pada malam hari.

Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa semangat gotong royong dalam membangun rumah ibadah masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas, Sugianto Wahyu, bersama Sekretaris Adri Hermawan dan Bendahara Ahmad Khoir, turut terlibat langsung dalam proses pengerjaan pengecoran pondasi.

Salah seorang warga, Taufik Nasution, menyampaikan harapannya agar pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat dapat memiliki tempat ibadah yang lebih dekat dan representatif.

“Saya sebagai warga masyarakat berharap agar pembangunan masjid ini cepat selesai,” ujar Taufik.

Harapan tersebut menjadi dorongan tersendiri bagi panitia dan warga untuk terus melanjutkan pembangunan secara bertahap, meskipun kebutuhan material dan biaya pembangunan masih harus dipenuhi melalui swadaya serta donasi masyarakat.

Bendahara pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas, Ahmad Khoir, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan dana yang tersedia.

Menurutnya, setiap bantuan dan infaq yang diterima panitia langsung diarahkan untuk memenuhi kebutuhan material pembangunan masjid.

“Mudah-mudahan cepatlah terbangun masjid kita ini. Memang dana kita habis, masuk lagi, habis lagi. Infaq yang dikirimkan saudara-saudara kita langsung kita gunakan untuk pembelian material bangunan,” jelas Ahmad Khoir.

Ia bersyukur karena tahapan pembangunan kini telah memasuki proses pengecoran pondasi.

“Alhamdulillah, kita hari ini sudah masuk tahap pengecoran pondasi. Semoga berjalan dengan lancar dalam membangun masjid kita,” katanya.

Ahmad Khoir juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas.

Menurutnya, keberadaan masjid nantinya diharapkan bukan hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan mempererat hubungan silaturahmi antarwarga.

“Saya menghimbau kepada warga masyarakat tetap support dalam pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas. Ayo sama-sama kita membangun rumah Allah ini agar kita semakin terhubung dengan masjid,” ajaknya.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan, panitia membuka kesempatan untuk memberikan donasi melalui rekening:

BSI a.n. Pembangunan Masjid “Jami Al-Ikhlas”

No. Rekening: 7369398541

Partisipasi masyarakat, sekecil apa pun, diharapkan dapat membantu mempercepat proses pembangunan hingga Masjid Jami Al-Ikhlas dapat digunakan secara optimal oleh warga.

Pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas menjadi potret sederhana tentang bagaimana semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan masyarakat dalam mewujudkan fasilitas yang diperuntukkan bagi kepentingan bersama.

Dari tenaga warga, dukungan panitia hingga bantuan para donatur, pembangunan masjid tersebut terus bergerak tahap demi tahap.

Pengecoran pondasi yang berlangsung hingga malam hari sekaligus menjadi simbol bahwa pembangunan rumah ibadah bukan hanya tentang mendirikan sebuah bangunan, tetapi juga tentang membangun kebersamaan, memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

(Red/Karno)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *