289 Pelajar Kurang Mampu di Nias Terima Beasiswa dari Rapidin Simbolon : ‘Anggaran Pendidikan Harus Tepat Sasaran

289 Pelajar Kurang Mampu di Nias Terima Beasiswa dari Rapidin Simbolon : ‘Anggaran Pendidikan Harus Tepat Sasaran
Bagikan :

Nias.Matalensa.co.id – Aula SMP Negeri 1 Hiliweto Gido di Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias, penuh sejak Rabu pagi (5/8/2026). Ratusan pelajar berseragam datang bersama orang tua untuk menerima bantuan pendidikan yang diperjuangkan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara sekaligus anggota DPR RI, Rapidin Simbolon.

 

Sebanyak *289 pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK* menerima beasiswa. Rinciannya, Rp450 ribu untuk siswa SD, Rp700 ribu untuk SMP, dan Rp1,8 juta untuk SMA/SMK.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari *Road Show 1.055 Beasiswa* di Kepulauan Nias. Sebelumnya penyaluran serupa telah dilakukan di Nias Selatan dan Nias Barat. Dari Nias, program ini akan berlanjut ke wilayah lain di kepulauan tersebut.

 

Turut hadir mendampingi Rapidin, Ketua DPRD Kabupaten Nias Sabayuti Gulo, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut asal Kepulauan Nias Penyabar Nakhe, unsur DPC PDI Perjuangan, jajaran Pemkab Nias, dan Ketua Komisi B DPRD Sumut.

 

Di hadapan orang tua dan pelajar, Rapidin menegaskan pendidikan adalah hak setiap warga negara. Negara, kata dia, wajib menjamin akses pendidikan tanpa terkendala ekonomi.

 

Ia menyoroti masih adanya kebocoran anggaran akibat korupsi. Sebagai contoh ia menyebut kasus dugaan korupsi mantan pejabat Kejaksaan Agung dengan barang bukti emas, yang menurutnya mencerminkan hilangnya uang negara karena penyalahgunaan wewenang.

 

Rapidin juga mengkritisi skema Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai mekanismenya perlu dievaluasi.

 

“Menurut saya, anggaran itu lebih baik diberikan langsung kepada orang tua. Mereka yang paling memahami kebutuhan anak-anaknya dan dapat mengatur pemenuhan gizi sesuai kondisi keluarga,” ujar Rapidin.

 

Pernyataan itu disambut anggukan setuju dari sejumlah orang tua yang hadir.

 

Rapidin mengakui jumlah 289 penerima di Nias belum menjangkau seluruh pelajar yang membutuhkan. Ia menyebut kuota tersebut merupakan hasil perjuangan bersama Fraksi PDI Perjuangan melalui koordinasi lintas komisi di DPR RI.

 

“Ke depan akan terus kita upayakan penambahan kuota beasiswa dan tetap saya perjuangkan melalui lintas komisi bersama Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI,” ujarnya.

 

Ia memastikan seluruh penerima telah melalui proses pendataan agar bantuan tepat sasaran kepada keluarga kurang mampu.

 

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, Penyabar Nakhe, menambahkan bantuan ini bukti aspirasi masyarakat Kepulauan Nias diperjuangkan di pusat. Ia menyebut beberapa tahun terakhir kuota Program Indonesia Pintar (PIP) untuk Nias sangat terbatas.

 

“Melalui perjuangan Pak Rapidin di DPR RI, bantuan pendidikan kembali dapat dirasakan oleh pelajar di Kepulauan Nias. Kami akan terus bersama-sama memperjuangkan agar kuota bantuan pendidikan semakin bertambah,” kata Penyabar.

 

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban biaya pendidikan orang tua berkurang dan pelajar di Nias dapat melanjutkan sekolah tanpa hambatan ekonomi.(tim)

 

(Ranto.S)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *