“Resmi Jadi Milik Pemkab, Aset WFC Pangururan dan Kawasan Tele Senilai Rp169 Miliar Diserahkan Kementerian PU ke Samosir”
Samosir.Matalensa.co.id PANGURURAN – Kementerian Pekerjaan Umum secara resmi menyerahkan aset penataan Kawasan Water Front City (WFC) Pangururan dan Kawasan Tele kepada Pemerintah Kabupaten Samosir. Penyerahan ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara (BMN) di Food Court WFC Pangururan, Selasa (15/9/2026).
Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU menyerahkan aset senilai lebih dari Rp169 miliar kepada Pemkab Samosir. Aset tersebut berupa penataan jalan, irigasi dan jaringan di Kawasan WFC Pangururan dan Kawasan Tele.
Penandatanganan dilakukan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU, Yenni Mulyadi. Turut hadir jajaran Pemkab Samosir dan Kementerian PU.
Serah terima dilaksanakan Selasa (15/9/2026) di Food Court WFC Pangururan, Kabupaten Samosir.
Aset dibangun Kementerian PU pada 2021–2022, kemudian dioptimalkan kembali pada 2024. Dengan hibah ini, aset secara resmi menjadi milik Pemkab Samosir agar dapat dikelola, dirawat dan dikembangkan berkelanjutan untuk mendukung pariwisata dan perekonomian daerah.
Bupati Vandiko menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU atas sinergi selama pembangunan. Ia mengakui ada suka duka dan kendala lahan, namun dapat diselesaikan berkat kerja sama baik.
“Setelah sekian lama, apa yang kita programkan akhirnya sampai pada tahap dapat dihibahkan. Kami berharap dapat merawat aset ini dengan baik,” ujar Vandiko.
Vandiko menegaskan Pemkab Samosir memahami tanggung jawab merawat pembangunan pusat. Ia meminta perangkat daerah terkait segera menyusun langkah pengelolaan dan pemeliharaan agar aset dimanfaatkan optimal.
Selain itu, Bupati juga mengusulkan penyediaan air baku bagi masyarakat Samosir yang saat ini masih tahap penyusunan DID. Ia berharap Kementerian PU memberi pendampingan agar desain sesuai spesifikasi.
Kepala Balai Yenni Mulyadi menyambut baik penyerahan ini. “Kami bangga karena apa yang sudah dibangun dapat memberikan manfaat. Semoga aset ini semakin baik dan bermanfaat bagi Samosir,” katanya.
Yenni memastikan Kementerian PU akan terus mendukung sinergi, termasuk rencana penataan kawasan Tano Ponggol ke depan.
Dengan serah terima ini, tanggung jawab pengelolaan Kawasan WFC Pangururan dan Tele sepenuhnya berada di tangan Pemkab Samosir. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga aset agar terus mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Ranto.S)

