Malam ke-19 Ramadan, Momentum Menghidupkan Alquran Setelah Peringatan Nuzulul Quran

Malam ke-19 Ramadan, Momentum Menghidupkan Alquran Setelah Peringatan Nuzulul Quran
Bagikan :

Medan.Matalensa.co.id.BKM Masjid Jami Al- Ikhlas Perumahan Rorinata Residence Tahap 9 Pengembangan 3 Desa Sukamaju Sunggal Deli Serdang adakan peringatan malam Nuzul Qur’an Puluhan Warga sangat antusias Mengikuti peringatan malam Nuzul Qur’an di Masjid Jami Al-Ikhlas ,

 

Ramadan terus berjalan menuju puncak keutamaannya. Memasuki malam ke-19 Ramadan, umat Islam kembali diingatkan pada momentum Nuzulul Quran, peristiwa turunnya wahyu pertama yang menjadi awal hadirnya Alquran sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.

 

Setelah peringatan Nuzulul Quran yang biasanya diperingati pada 17 Ramadan, malam-malam berikutnya menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk semakin menghidupkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Ramadan dan Kedekatan dengan Alquran

 

Ramadan dikenal sebagai bulan Alquran. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menyatakan bahwa Ramadan adalah bulan diturunkannya Alqur’an

 

Peristiwa Nuzulul Quran merujuk pada turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Wahyu tersebut berupa lima ayat pertama dari Surah Al-Alaq yang diawali dengan perintah membaca.

 

Peristiwa ini menjadi titik awal kerasulan Nabi Muhammad SAW sekaligus dimulainya proses turunnya Alquran kepada umat manusia.

 

Ustadz ,Rendi Parinduri ,Spd mengatakan dalam ceramahnya ,Hikmah yang utama ,Sering kita membaca Al-Qur’an ,Lebih mendekat diri pada Al- Qur’an karena insya Allah sebagai penolong kita

nanti di Yaumil akhirat nantinya bisa menjadi teman hidup di dalam kuburnya ,papar beliau

 

( Red/ Karno )

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *