“Tim Trisula Integritas Beri Jam dan Cermin untuk Kapolres Samosir : Simbol Waktu dan Introspeksi”

“Tim Trisula Integritas Beri Jam dan Cermin untuk Kapolres Samosir : Simbol Waktu dan Introspeksi”
Bagikan :

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Suasana hangat mewarnai pertemuan Tim Trisula Integritas bersama Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan di Mapolres Samosir, Kamis (30/7/2026). Dalam pertemuan itu, Ketua Trisula Integritas Boris Situmorang bersama dua rekannya dan Tokoh Masyarakat menyerahkan jam dan cermin sebagai cendera mata yang sarat makna.

 

Bagi Trisula Integritas, pemberian tersebut bukan sekadar simbol penghormatan, melainkan bentuk dukungan moral terhadap kepemimpinan Kapolres Samosir yang dinilai terus membangun penegakan hukum secara profesional, humanis, dan berintegritas.

 

Ketua Trisula Integritas Boris Situmorang menegaskan, kedatangannya murni untuk memberikan dukungan kepada institusi Polri.

 

“Kami datang bukan untuk mencari perhatian, tetapi ingin memberikan dukungan. Sebagai warga Kabupaten Samosir, kami mengikuti perkembangan kinerja Polres Samosir. Kami melihat adanya komitmen dalam penegakan hukum tanpa membedakan siapa pun, termasuk melakukan pembenahan di lingkungan internal. Hal itu patut mendapat apresiasi,” ujar Boris.

 

Ia menjelaskan filosofi di balik jam yang diserahkan. Menurutnya, waktu adalah amanah yang tidak bisa diputar kembali.

 

“Setiap detik sangat berharga. Dalam tugas kepolisian, ketepatan waktu sering kali menentukan keberhasilan pelayanan maupun penegakan hukum. Karena itu, kami berharap semangat menghargai waktu terus menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

 

Sementara cermin dipilih sebagai simbol introspeksi diri.

 

“Cermin mengajarkan kita untuk selalu melihat diri sendiri sebelum menilai orang lain. Introspeksi adalah langkah awal menjaga kejujuran, keadilan, dan integritas dalam setiap keputusan,” lanjutnya.

 

Boris juga memaknai nama Trisula Integritas sebagai kebersamaan tiga pribadi yang dipersatukan nilai keberanian, kejujuran, dan keteguhan.

 

“Nilai-nilai itulah yang ingin kami bawa. Kami percaya bahwa ketika keberanian, kejujuran, dan keteguhan berjalan beriringan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi akan semakin kuat,” ungkapnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menyampaikan apresiasi atas perhatian Tim Trisula Integritas, insan pers, dan tokoh masyarakat.

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ke depan kami berharap komunikasi dengan rekan-rekan wartawan semakin baik. Informasi dari wartawan maupun masyarakat sangat membantu kami dalam melaksanakan tugas, termasuk sebagai bahan awal untuk pengembangan penyelidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Rina.

 

Menurutnya, kemitraan yang baik antara kepolisian, media, dan tokoh masyarakat menjadi fondasi penting menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

 

“Apa yang disampaikan melalui Ketua Trisula Integritas kami hormati. Ini menjadi bukti bahwa komunikasi antara kepolisian, media, dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Kami berharap kebersamaan ini semakin kuat demi mewujudkan Kabupaten Samosir yang aman, tertib, dan kondusif,” tuturnya.

 

Pertemuan sederhana itu menutup dengan pesan mendalam. Jam mengingatkan pentingnya menghargai waktu, cermin mengajarkan arti introspeksi, dan kebersamaan antara kepolisian, insan pers, serta masyarakat menjadi bukti bahwa kepercayaan publik dibangun bukan hanya lewat kata-kata, melainkan melalui kerja nyata, keterbukaan, dan integritas.

 

(Ranto.S)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *