Bupati Aceh Tamiang Ajak Generasi Muda Ikuti 10 Pelatihan Kerja Gratis, Siapkan SDM Unggul Menuju Dunia Kerja dan Wirausaha
Aceh Tamiang | Matalensa.co.id
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pembukaan Program Tailor Made Training (TMT) Pelatihan Kerja Tahun 2026. Program yang merupakan hasil sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ini ditujukan untuk membekali masyarakat, khususnya generasi muda, dengan keterampilan kerja yang sesuai kebutuhan dunia industri sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan baru.
Bupati Aceh Tamiang, Drs. Armia Pahmi, M.H., mengajak seluruh pemuda dan masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan kompetensi, memperluas peluang kerja, serta membangun kemandirian ekonomi.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Keahlian adalah investasi masa depan yang akan membuka peluang kerja maupun usaha mandiri,” demikian semangat yang terus digaungkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam berbagai program peningkatan SDM.
Program pelatihan tersebut mencakup berbagai bidang yang memiliki prospek tinggi di pasar kerja, di antaranya :
Teknik Listrik
Make Up Artist (MUA)
Teknik Las Fabrikasi
Kewirausahaan
Menjahit
Teknik Refrigerasi/Pendingin
Pembuatan Aneka Roti dan Kue
Pengolahan Hasil Pertanian
Teknik Manufaktur/Furniture
Desain Komunikasi Visual (DKV)
Seluruh pelatihan dirancang dengan pendekatan berbasis kebutuhan industri sehingga peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja maupun dalam membangun usaha sendiri. Program serupa sebelumnya juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Aceh Tamiang untuk menekan angka pengangguran melalui pengembangan kompetensi masyarakat.
Berdasarkan informasi pada pengumuman resmi, pendaftaran dibuka pada 5–14 Agustus 2026 dengan kuota peserta terbatas. Persyaratan meliputi kepemilikan KTP Aceh Tamiang, ijazah terakhir, pas foto, nomor telepon aktif, surat elektronik (email), serta berusia minimal 18 tahun.
Program ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.
Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat, peningkatan keterampilan menjadi salah satu kunci penting dalam membangun masa depan yang lebih baik. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan memperoleh pelatihan kerja gratis yang difasilitasi pemerintah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, diharapkan lahir generasi muda Aceh Tamiang yang produktif, inovatif, siap memasuki dunia kerja, sekaligus mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
(Red/Lia)

