Cegah Kecelakaan Kerja, PMT Edukasi Bahaya Blind Spot di Terminal Belawan

Cegah Kecelakaan Kerja, PMT Edukasi Bahaya Blind Spot di Terminal Belawan
Bagikan :

Belawan,Matalensa.co.id.PT Prima Multi Terminal (PMT) menggelar kegiatan Ngobras & Safety Induction Bahaya Titik

Buta (Blind Spot) di Terminal Belawan sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan dan meningkatkan

kesadaran pekerja terhadap risiko kecelakaan kerja di area operasional pelabuhan.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 sesi dan diperkirakan akan diikuti sekitar 360 operator alat, pengemudi

kendaraan operasional, dan pekerja lapangan yang terlibat dalam aktivitas bongkar muat di Terminal Belawan.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai potensi bahaya blind spot serta langkahlangkah mitigasi untuk mencegah kecelakaan kerja.

Dalam operasional pelabuhan, blind spot merupakan area di sekitar kendaraan atau alat berat yang tidak dapat

terlihat secara langsung oleh operator. Risiko ini menjadi salah satu potensi bahaya yang perlu diantisipasi

mengingat tingginya mobilitas alat berat, truk, dan pekerja di area terminal.

Manager Pengelolaan Operasi Terminal 1 PMT, Harlem Susanto Purba, mengatakan bahwa pemahaman

mengenai bahaya blind spot harus dimiliki oleh seluruh pihak yang bekerja di lingkungan pelabuhan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran seluruh operator dan pekerja pelabuhan mengenai

pentingnya memahami area blind spot. Keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap

individu harus memahami risiko yang ada dan menerapkan prosedur keselamatan secara disiplin dalam setiap

aktivitas operasional,” ujar Harlem.

Menurut Harlem, edukasi keselamatan yang dilakukan secara konsisten merupakan bagian dari upaya

perusahaan untuk mempertahankan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

“Kesadaran terhadap keselamatan harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja. Dengan memahami potensi

risiko dan mematuhi prosedur yang berlaku, kita dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan menjaga

operasional pelabuhan tetap berjalan dengan aman,” katanya.

Komitmen tersebut tercermin dari capaian keselamatan kerja PMT di Terminal Belawan yang hingga saat ini

mencatatkan nihil kecelakaan kerja (zero accident). Perusahaan berharap capaian tersebut dapat terus

dipertahankan melalui penguatan budaya K3, peningkatan kompetensi pekerja, serta pelaksanaan program

edukasi keselamatan secara berkelanjutan.

Kegiatan Ngobras & Safety Induction juga menjadi sarana komunikasi antara manajemen dan pekerja untuk

berbagi pengalaman, mengidentifikasi potensi risiko di lapangan, serta memperkuat kesadaran bahwa

keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama seluruh insan pelabuhan.

 

 

( Red/jamaluddin ).

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *