PETUGAS PARKIR MENARA PANDANG TELE DILEPAS , “Kami Takut Tak Bisa Makan”

PETUGAS PARKIR MENARA PANDANG TELE DILEPAS , “Kami Takut Tak Bisa Makan”
Bagikan :

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Sebanyak delapan petugas parkir di kawasan wisata Menara Pandang Tele, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, dipastikan tidak lagi bertugas setelah kontrak kerja mereka berakhir pada 1 Februari 2026.

 

Koordinator petugas parkir, Ramal Malau, menyampaikan bahwa dirinya bersama tujuh rekannya telah bekerja sekitar satu tahun di lokasi wisata tersebut. Selama bertugas, sistem pengelolaan parkir dilakukan melalui mekanisme setoran harian.

 

“Pada hari biasa setoran parkir mencapai Rp150.000 per hari, sementara pada hari libur sebesar Rp350.000 per hari. Seluruh pendapatan tersebut disetorkan secara rutin ke Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD),” kata Ramal.

 

Petugas parkir berharap pemerintah daerah masih memberikan kesempatan agar mereka dapat terus bekerja, mengingat pekerjaan tersebut menjadi sumber utama penghidupan. “Kami takut tak bisa makan jika tidak bekerja,” kata Manik, petugas parkir lainnya.

 

Praktisi hukum Boris Situmorang menyebutkan bahwa pengelolaan kawasan wisata dan parkir sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten Samosir. “Apabila pengelolaan parkir diserahkan kepada pihak ketiga, maka seharusnya dilakukan melalui mekanisme tender terbuka, bukan dengan mengganti tenaga kerja lama tanpa dasar yang jelas,” katanya.(tim)

 

(Ranto.S)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *