Traktor Yanmar Raksasa dan 3 Pompa Kubota Mendarat di Balige, Rapidin : Untuk Petani Sonak Malela, Jangan Hanya untuk Segelintir Orang !
Toba.Matalensa.co.id.BALIGE – Satu unit traktor Yanmar berukuran besar dan tiga unit mesin pompa air merek Kubota kini resmi menjadi milik bersama pomparan Sonak Malela di Kabupaten Toba.
Bantuan sarana pertanian itu diserahkan langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, dalam acara adat yang berlangsung khidmat di Lapangan Tugu Raja Bona ni Onan Pardede, Balige, Jumat (6/11/2026).
Rapidin hadir didampingi Ketua Komisi B DPRD Sumut Sorta Ertaty Siahaan, Wakil Bupati Toba periode 2020-2024 Tonny Simanjuntak, serta tokoh pemuda Toba Sugeng Siahaan.
Kedatangan rombongan disambut para penetua dan perwakilan empat marga yang tergabung dalam pomparan Sonak Malela, yakni Pardede, Napitupulu, Marpaung, dan Simangunsong.
Ketua Umum Punguan Sonak Malela, Ir. Tengku Idris Pardede, memimpin prosesi adat pemberian beras sipir ni tondi sebagai simbol doa dan penguatan. Rapidin dan Sorta juga menerima ulos yang disematkan para penetua.
Tradisi itu menjadi ungkapan syukur sekaligus harapan agar keduanya diberi kesehatan dan kelancaran dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Di hadapan undangan, Tengku Idris menceritakan proses pengajuan bantuan tersebut. Pengurus Sonak Malela sebelumnya menyampaikan kebutuhan alat pertanian kepada Rapidin dan Sorta.
“Pak Rapidin ini sudah lama kami kenal. Pengurus Sonak Malela pernah mengusulkan traktor kepada beliau dan disambut dengan antusias. Ibu Sorta, namboru kami, bersama amang boru kami, Pak Rapidin, mengarahkan agar kami membuat proposal,” kata Tengku Idris.
Kini usulan itu terwujud. Traktor besar itu diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mengolah lahan pertanian anggota punguan maupun kelompok tani lainnya di Toba.
Tengku Idris juga mengenang bantuan benih jagung varietas P-32 yang sebelumnya disalurkan Rapidin. Benih itu sudah ditanam dan dipanen petani.
“Jagung yang diberikan sudah kami panen dan hasilnya sudah menjadi uang untuk sekolah anak,” ujarnya.
Sorta Ertaty Siahaan menegaskan masa tugasnya bersama Rapidin masih berlangsung hingga 2029. Ia menyatakan akan terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, termasuk kelompok tani Sonak Malela dan petani lainnya di Toba.
“2029 masih lama untuk selesai. Kami akan terus tancap gas. Ini sebagai bukti kepedulian dan komitmen kami kepada Sonak Malela,” kata Sorta.
Rapidin Simbolon mengatakan bantuan itu merupakan bagian dari perjuangan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Meski sebagai Anggota DPR RI Komisi XIII bidang tugasnya bukan khusus pertanian, ia tetap memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui koordinasi lintas komisi dan pihak terkait.
“Saya harus memperjuangkan ini untuk Bapak dan Ibu, amang dan inang. Kami akan tetap berupaya membawa apa yang bisa diperjuangkan untuk masyarakat, khususnya Sonak Malela dan kelompok tani di Toba,” ujar Rapidin.
Ia berpesan agar bantuan dimanfaatkan secara bersama-sama dan merata, tidak hanya dirasakan segelintir orang.
Menurut Rapidin, bantuan traktor serupa sebelumnya juga telah disalurkan ke sejumlah daerah, antara lain Parlilitan Kabupaten Humbang Hasundutan, Borbor di Kabupaten Toba, Tapanuli Utara, dan Samosir.
Menjelang penyerahan, para penetua kembali menyampaikan doa melalui pemberian beras sipir ni tondi dan sirih. Rapidin bersama penetua kemudian memercikkan beras ke badan traktor sebagai simbol doa keselamatan dan keberkahan bagi petani.
Bagi petani Sonak Malela, traktor dan pompa air itu kini menjadi harapan baru untuk mengolah lahan lebih cepat, meningkatkan hasil produksi, dan meringankan beban kerja di ladang.
(Tim)
(Ranto.S)

