Samosir Masuk 3 Lokasi Terbaik Nasional ! Waterfront City Pangururan dan Tele Diverifikasi Kementerian PU

Samosir Masuk 3 Lokasi Terbaik Nasional ! Waterfront City Pangururan dan Tele Diverifikasi Kementerian PU
Bagikan :

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Kabupaten Samosir kembali menjadi sorotan nasional. Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele KSPN Danau Toba dipilih Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai salah satu dari tiga lokasi verifikasi lapangan Penyusunan Praktik Baik Pengelolaan Infrastruktur Berkelanjutan Sektor Pengembangan Kawasan Strategis Tahun 2026.

 

Verifikasi berlangsung selama tiga hari, 22-24 Oktober 2026. Dua lokasi lain yang juga dipilih adalah Kawasan Kota Lama Semarang dan Kawasan Pantai Malalayang dan Bunaken di Kota Manado.

 

Pemilihan ini tertuang dalam Surat Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PU Nomor PA0104/T/Ck/2026/367 tanggal 17 Oktober 2026.

 

Pemkab Samosir mendampingi penuh tim verifikasi. Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, bersama Staf Ahli Bupati Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan SDM, Rudi S.M Siahaan, memimpin jajaran perangkat daerah terkait.

 

Perangkat daerah yang terlibat meliputi Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pariwisata Seni dan Budaya selaku pengelola Waterfront City, Dinas Kominfo, Bagian Pembangunan, serta Bagian Perekonomian.

 

Tim verifikasi melakukan koordinasi, wawancara, observasi lapangan, hingga pemeriksaan data dan dokumen pendukung.

 

Penilaian mencakup efisiensi dan efektivitas pengelolaan anggaran, manfaat dan dampak infrastruktur, ketahanan lingkungan, inovasi, keberlanjutan pengelolaan kawasan, komitmen kelembagaan, serta pengembangan ekonomi lokal dan pemberdayaan pariwisata.

 

 

Sekda Samosir, Marudut Tua Sitinjak, menegaskan pengelolaan infrastruktur tidak boleh berhenti di pembangunan fisik.

 

“Pengelolaan infrastruktur tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana infrastruktur tersebut dipelihara, dikelola, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Karena itu, diperlukan koordinasi dan komitmen bersama agar keberadaan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pengembangan kawasan,” ujar Marudut.

 

Ia berharap verifikasi ini memberikan masukan konstruktif untuk memperkuat pengelolaan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele.

 

“Melalui verifikasi ini, kita berharap memperoleh masukan yang konstruktif untuk memperkuat pengelolaan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele. Pengelolaan yang baik dan berkelanjutan diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata, mendorong perekonomian lokal, serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat Samosir,” lanjutnya.

 

Hasil verifikasi ini nantinya akan didokumentasikan sebagai praktik baik nasional dan menjadi referensi bagi pemerintah daerah lain dalam mengelola kawasan strategis.

 

(Ranto.S)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *