Disambut Ulos dan Tarian Tradisional,Irjenpol Sonny Irawan Resmi Pimpin Polda Sumut
Pesan Perdana Kapolda Baru: Layani Masyarakat dengan Tulus, Perkuat Soliditas dan Bangun Komunikasi dengan Seluruh Elemen
Medan|Matalensa.co.id— Suasana penuh khidmat dan nuansa budaya mewarnai kedatangan Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., sebagai Kapolda Sumatera Utara yang baru di Mapolda Sumut, Kamis (8/10/2026).
Kedatangan Sonny ditandai dengan prosesi penyambutan adat berupa pengalungan bunga, penyematan ulos serta pertunjukan tarian tradisional khas Melayu dan Batak. Penyambutan tersebut dihadiri Wakapolda Sumut, para pejabat utama Polda Sumut, Kapolres jajaran hingga personel Polda Sumut.
Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya tugas Sonny sebagai pimpinan tertinggi Polda Sumatera Utara setelah sebelumnya dipercaya menjabat Wakapolda Sumut.
Dari Wakapolda, Kini Memimpin Polda Sumut
Kembalinya Sonny ke pucuk pimpinan Polda Sumut menjadi perjalanan karier yang cukup cepat.
Sebelumnya, Sonny resmi menjabat Wakapolda Sumut pada Januari 2026, menggantikan Brigjen Pol. Rony Samtana yang kemudian mendapat penugasan sebagai Wakapolda Sumatera Selatan. Saat itu Sonny sebelumnya menjabat Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri.
Selama menjalankan tugas sebagai Wakapolda, Sonny terlibat dalam berbagai kegiatan strategis Polda Sumut, termasuk memimpin apel kesiapan pengamanan kegiatan internasional ASEAN U-19 Toba 2026 yang melibatkan ribuan personel gabungan.
Ia juga pernah memimpin berbagai agenda internal Polda Sumut dengan penekanan pada profesionalisme, kepatuhan terhadap SOP, kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kini, pengalaman tersebut menjadi bekal Sonny untuk memimpin Polda Sumut dengan tanggung jawab yang lebih besar.
Pesan Perdana: “Kita Hadir untuk Melayani Masyarakat”
Setelah prosesi penyambutan, Sonny langsung memimpin apel di Lapangan K.S. Tubun Mapolda Sumut.
Dalam arahannya, ia menegaskan komitmen untuk menjalankan amanah secara terbuka dan berintegritas.
Namun, pesan yang paling ditekankan adalah pelayanan kepada masyarakat.
“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Layani dengan tulus, dengan baik, karena kita hadir untuk melayani masyarakat.”
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama dalam arahan perdana Sonny kepada jajaran. Ia meminta setiap personel memahami bahwa keberadaan Polri pada akhirnya harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat.
Sonny juga menekankan pentingnya membangun soliditas internal dan komunikasi yang sehat di lingkungan organisasi.
Menurutnya, komunikasi dan kedewasaan dalam berorganisasi diperlukan untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis sekaligus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal.
Ia meminta jajaran tidak hanya bekerja berdasarkan rutinitas, tetapi terus melakukan evaluasi terhadap setiap pelaksanaan tugas.
Apabila tindakan tegas diperlukan, Sonny menegaskan langkah tersebut harus dilakukan dengan tetap menghargai setiap individu dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dekat dengan Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat
Sebagai Kapolda yang memimpin wilayah dengan keberagaman budaya, agama dan karakter sosial yang sangat luas, Sonny juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Ia mengajak seluruh jajaran memperkuat hubungan dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta seluruh komponen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera Utara.
Pendekatan tersebut sekaligus menempatkan komunikasi publik dan kemitraan dengan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam arahannya, Sonny juga menyampaikan pesan yang lebih personal kepada personel.
Ia mengingatkan agar setiap anggota terus berusaha, berikhtiar, berdoa dan bersyukur dalam menjalankan tugas maupun mengejar prestasi dan pengembangan karier.
“Rezeki itu sudah diatur oleh Tuhan. Tugas kita adalah berusaha, berikhtiar, berdoa dan bersyukur.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan karier harus tetap dibarengi dengan kerja keras, integritas dan rasa syukur.
Menutup arahannya, Sonny menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan seluruh jajaran Polda Sumut.
Ia berharap kebersamaan dan soliditas internal dapat menjadi modal untuk meningkatkan kinerja organisasi.
“Kita lanjutkan apa yang sudah baik, kita evaluasi apa yang masih kurang, dan bersama-sama kita bangun Polda Sumatera Utara agar semakin baik.”
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi gambaran awal arah kepemimpinan Sonny: tidak menghapus apa yang sudah berjalan baik, tetapi melakukan evaluasi terhadap kekurangan dan memperkuat kinerja secara bersama-sama.
Kembali dengan Amanah Lebih Besar
Penunjukan Sonny sebagai Kapolda Sumut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi 88 pati dan pamen Polri pada Oktober 2026. Dalam rangkaian tersebut, Sonny juga termasuk perwira tinggi yang mendapat kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol.
Bagi Sonny, Sumatera Utara bukan wilayah yang sepenuhnya baru. Sebelum menjadi Kapolda, ia telah menjalankan tugas sebagai Wakapolda Sumut dan terlibat langsung dalam berbagai agenda strategis kepolisian di daerah tersebut.
Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari modal kepemimpinannya untuk menjalankan amanah sebagai Kapolda Sumut.
Tantangannya pun semakin besar: memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga profesionalisme anggota, memperkuat sinergi lintas sektor serta membangun kepercayaan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan baru, Polda Sumut memasuki babak berikutnya dengan satu pesan yang sejak awal sudah disampaikan sang Kapolda:
melayani masyarakat dengan tulus, menjaga soliditas, mengevaluasi kekurangan dan bersama-sama membangun Polda Sumatera Utara menjadi semakin baik.
(Red)

