Kembali Ke Sumut, Brigjen Fadillah Zulkarnaen Jadi Wakapolda Sumut:Eks Kasat Reskrim Medan Dengan Rekam Jejak Panjang
Alumni Akpol 1997, Pernah Pimpin Polres Kutai Kartanegara dan Sumenep, Kini Mendampingi Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan
Medan|Matalensa.co.id— Rotasi jabatan kembali bergulir di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menunjuk Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.) Fadillah Zulkarnaen sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut), menggantikan Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Sebelum mendapat penugasan baru, Fadillah menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri. Sementara itu, Naek Pamen Simanjuntak mendapat tugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Pergantian ini menjadi bagian dari rotasi tujuh jabatan Wakapolda di lingkungan Polri. Menurut keterangan Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, penempatan personel mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas.
Bagi lingkungan kepolisian Sumatera Utara, nama Fadillah Zulkarnaen bukan sosok baru.
Pada 2010, ia pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Medan. Penugasan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan kariernya di bidang reserse sebelum melanjutkan pengabdian ke sejumlah wilayah dan jabatan strategis lainnya.
Setelah bertugas di Medan, Fadillah mengemban jabatan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Riau. Pengalaman tersebut memperluas rekam penugasannya dalam bidang penegakan hukum dan penanganan tindak pidana.
Kembalinya Fadillah ke Sumatera Utara kali ini membawa tanggung jawab berbeda. Jika sebelumnya ia bertugas di bidang reserse, kini ia dipercaya menjadi Wakapolda yang mendampingi Kapolda Sumut dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat daerah.
Fadillah merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997. Sepanjang kariernya, ia pernah mengemban sejumlah jabatan kewilayahan.
Pada 2016, ia dipercaya menjabat sebagai Kapolres Kutai Kartanegara. Setahun kemudian, ia mendapat penugasan sebagai Kapolres Sumenep.
Setelah sekitar 11 bulan memimpin Polres Sumenep, Fadillah kembali menjalankan tugas di bidang reserse. Pada 2018, ia dipercaya menjadi Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadirnarkoba) Polda Banten.
Rangkaian penugasan tersebut memperlihatkan pengalaman Fadillah di sejumlah bidang, mulai dari fungsi reserse, kepemimpinan di tingkat polres, hingga penugasan pada fungsi narkoba dan Sabhara.
Pada Desember 2023, Fadillah memperoleh pangkat Brigadir Jenderal Polisi atau jenderal bintang satu.
Sebelum ditunjuk sebagai Wakapolda Sumut, ia menduduki jabatan Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.
Penunjukan sebagai Wakapolda Sumut menempatkannya kembali di wilayah yang pernah menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya, sekaligus memberinya tanggung jawab baru dalam mendukung kepemimpinan Polda Sumut.
Kini, Fadillah akan menjalankan tugas bersama Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan dalam mendukung pelaksanaan kebijakan dan program kerja Polda Sumatera Utara.
Sebagai Wakapolda, tugasnya mencakup membantu Kapolda dalam koordinasi internal, pengawasan pelaksanaan tugas, serta memastikan program organisasi berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat.
Sumatera Utara memiliki tantangan keamanan yang beragam, mulai dari pemeliharaan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, pemberantasan narkoba, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepolisian.
Pengalaman Fadillah di bidang reserse dan kepemimpinan kewilayahan menjadi bagian dari rekam jejak yang akan menyertai pelaksanaan tugas barunya. Namun, hasil kepemimpinannya tetap akan ditentukan oleh pelaksanaan tugas dan capaian nyata di lapangan.
Rekam Jejak Singkat Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen
– 1997: Lulus Akademi Kepolisian (Akpol).
– 2010: Kasat Reskrim Polrestabes Medan.
– Setelah 2010: Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Riau.
– 2016: Kapolres Kutai Kartanegara.
– 2017: Kapolres Sumenep.
– 2018: Wadirnarkoba Polda Banten.
– Desember 2023: Menyandang pangkat Brigadir Jenderal Polisi.
– Sebelum Oktober 2026: Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.
– Oktober 2026: Ditunjuk sebagai Wakapolda Sumatera Utara.
Amanah Baru, Tantangan Baru
Penunjukan Fadillah Zulkarnaen menjadi Wakapolda Sumut menandai babak baru dalam perjalanan kariernya di institusi Polri.
Kembali ke Sumatera Utara setelah pernah bertugas di Polrestabes Medan, Fadillah kini memikul tanggung jawab yang lebih luas dalam mendukung kepemimpinan Polda Sumut.
Publik tentu menaruh perhatian pada bagaimana jajaran Polda Sumut menjalankan tugas secara profesional, menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum secara berkeadilan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pada akhirnya, kepercayaan terhadap institusi kepolisian dibangun melalui kerja nyata, keterbukaan, dan konsistensi dalam melayani masyarakat.
(Red)

