“32 KK Antre Satu Sumur Setengah Hari, Rapidin Simbolon Datang Bawa Solusi ke Lumban Bulu Toba”

“32 KK Antre Satu Sumur Setengah Hari, Rapidin Simbolon Datang Bawa Solusi ke Lumban Bulu Toba”
Bagikan :

Toba.Matalensa.co.id.BALIGE – Persoalan air bersih yang bertahun-tahun membelit warga Lumban Bulu, Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, akhirnya mendapat jawaban.

 

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut yang juga Anggota Komisi XIII DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, M.M., datang langsung membawa mesin sumur bor sekaligus biaya pengerjaannya, Sabtu (8/8/2026).

 

Kedatangannya disambut warga dengan teriakan “Horas”. Rasa haru terlihat, karena janji yang disampaikan 3 bulan lalu kini benar-benar direalisasikan.

 

Bantuan itu diserahkan bersama Anggota DPRD Toba dari Fraksi PDI Perjuangan Rinto M. Simanjuntak dan Wakil Bupati Toba periode 2020-2024, Tonny Simanjuntak.

 

Persoalan ini bermula saat Rapidin berkunjung ke Lumban Bulu pada Rabu (29/4/2026). Saat itu warga curhat, puluhan keluarga hanya mengandalkan satu sumur bor untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Maringan Sirait, warga setempat, menyebut sekitar 32 Kepala Keluarga (KK) harus berbagi dari satu sumber air yang sama.

 

“Kadang sampai setengah hari menunggu giliran. Akibatnya pekerjaan ke ladang ikut terganggu,” keluh Maringan.

 

Hal senada disampaikan Ahmad Sitorus. Ia menyebut bukan hanya sumber air yang terbatas, panel listrik untuk operasional sumur bor pun sudah butuh perbaikan.

 

Dua bulan lebih setelah mendengar keluhan itu, Rapidin kembali. Kali ini tidak dengan janji baru, tapi dengan mesin.

 

“Persoalan air ini kebutuhan dasar. Saya akan bantu bangun sumur bor baru supaya masyarakat tidak lagi kesulitan air bersih,” tegas Rapidin di hadapan warga.

 

Bantuan diterima oleh penatua desa, Boru Manik Nyonya Sirait. “Kami banyak mengucapkan terima kasih. Kiranya Bapak Rapidin selalu diberikan kesehatan,” ujarnya.

 

Tokoh masyarakat Rudolf Manurung pun mengapresiasi. Menurutnya, tidak banyak pejabat yang kembali datang setelah pemilu.

 

“Sudah banyak pejabat yang kami pilih, tetapi tidak pernah datang lagi melihat keadaan kami. Karena itu kami berterima kasih atas kehadiran Pak Rapidin dan Ibu Sorta,” kata Rudolf.

 

Selain air bersih, warga sebelumnya juga mengeluhkan persoalan lahan. Sebelum ke Lumban Bulu, Rapidin juga menyalurkan bantuan pendidikan bagi warga kurang mampu yang akan masuk perguruan tinggi.

 

Kunjungan ini merupakan bagian dari roadshow penyaluran beasiswa bagi ribuan pelajar kurang mampu di Sumut hingga Kepulauan Nias yang dijalankan Rapidin Simbolon.(Tim)

 

(Ranto.S)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *