Poliklinik Mata di RSUD Hadrianus Sinaga: Kegagalan yang Membingungkan
Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Poliklinik Mata di RSUD Hadrianus Sinaga, yang diresmikan oleh Bupati Samosir pada Februari 2025 lalu, telah tutup. Kepala Tata Usaha (KTU) RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan, Berman Situmorang, mengungkapkan bahwa Perjanjian Kerja Sama (PKS) telah di stop sejak Juli 2025 karena pendapatan operasional tidak mencukupi.
“Perjanjian kerja sama kami stop karena gak sanggup pendapatan ke operasionalnya,” kata Berman Situmorang. Ia menjelaskan bahwa pembatasan pasien operasi oleh BPJS menjadi salah satu penyebabnya. “10 perbulan yang bisa di klaim ke BPJS untuk operasi. Padahal sesuai biaya operasional minimal 20 pasien operasi agar bisa tertutupi operasional pelayanan mata,” jelasnya.
RSUD Hadrianus Sinaga telah membuat pengajuan ke Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, dan Fakultas Kedokteran USU untuk mencari dokter spesialis mata, namun belum ada respon. “Semoga cepat direspon, mohon dukungan,” imbuhnya.
Kegagalan ini menimbulkan pertanyaan tentang pengelolaan RSUD Hadrianus Sinaga dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Samosir.(tim)
(Ranto.S)

