Poliklinik Mata di RSUD Hadrianus Sinaga: Janji Manis Bupati Samosir yang Tak Terpenuhi

Poliklinik Mata di RSUD Hadrianus Sinaga: Janji Manis Bupati Samosir yang Tak Terpenuhi
Bagikan :

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Poliklinik Mata di RSUD Hadrianus Sinaga, yang diresmikan oleh Bupati Samosir Vandiko Gultom belum satu tahun lalu, kini sudah tutup. Padahal, poli tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Samosir meningkatkan layanan akses dan peningkatan kualitas kesehatan.

 

Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan, dr Iwan Hartono Sihaloho, membenarkan bahwa Poliklinik Mata tersebut telah tutup karena tidak ada dokter spesialis mata dan tidak ada kerjasama lagi. “Kami telah membuat surat kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kolegium Dokter Mata Sumatera Utara, dan FK Sumatera Utara,” jelas Iwan.

 

Namun, dr Iwan belum memberikan penjelasan tentang sejak kapan poli mata di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan tutup. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang komitmen Pemkab Samosir dalam meningkatkan layanan kesehatan di Samosir.

 

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom pernah menjelaskan bahwa Pemkab Samosir melalui RSUD Hadrianus Sinaga terus berupaya melakukan peningkatan layanan kesehatan. Namun, kenyataannya, Poliklinik Mata yang diresmikan belum satu tahun lalu sudah tutup.

 

“Kehadiran layanan ini akan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan. Oleh karenanya, diharapkan agar kehadiran poli mata ini dapat dimaksimalkan dan disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga pasien yang berobat tidak perlu lagi ke luar Samosir,” kata Bupati Vandiko saat meresmikan Poli tersebut.

 

Pertanyaan besar sekarang adalah, apa yang terjadi dengan janji manis Bupati Samosir? Apakah Pemkab Samosir hanya ingin menunjukkan citra baik di mata masyarakat, atau memang ada masalah serius dalam pengelolaan layanan kesehatan di Samosir?..(tim)

 

(Ranto.S)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *