Kejari Samosir: Misteri Proyek Huta Ginjang yang Menghilang di Era Karya Graham
Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Kasus proyek Huta Ginjang yang telah dinaikkan statusnya ke penyidikan oleh Kejari Samosir di masa kepemimpinan Karya Graham, masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Meskipun sudah beberapa bulan berlalu, status para terperiksa masih belum jelas, dan Kajari Samosir, Karya Graham, telah meninggalkan posisinya tanpa memberikan penjelasan yang memuaskan.
Masyarakat Samosir merasa bingung dan frustrasi dengan situasi ini. “Kenapa kasus ini bisa seperti ini? Ada apa sebenarnya?” tanya R.Limbong, seorang warga Samosir .
Kasus proyek Huta Ginjang yang melibatkan dugaan korupsi ini telah menjadi sorotan publik, namun sepertinya telah menjadi “bola panas” yang tidak ada yang mau mengambil tanggung jawab. Kejari Samosir, yang seharusnya menjadi institusi yang independen dan berintegritas, malah terlihat seperti “kucing belang” yang tidak mau bertanggung jawab.
Kita perlu bertanya, apa yang sebenarnya terjadi di Kejari Samosir? Apakah ada tekanan dari pihak-pihak tertentu yang membuat kasus ini menjadi jalan buntu? Atau apakah ada kesalahan prosedur yang dilakukan oleh Kejari Samosir yang membuat kasus ini menjadi tidak jelas?,,ucap, R.Limbong
Masyarakat Samosir berhak mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. Kami menuntut agar kasus proyek Huta Ginjang ini diusut tuntas dan para terperiksa diberikan status yang jelas. Jangan biarkan keadilan menjadi lelucon !
(Ranto.S)

