“Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih di Samosir Besok : 105 Kg Bibit untuk Kuatkan Swasembada Pangan”

“Kapolda Sumut Tanam Bawang Putih di Samosir Besok : 105 Kg Bibit untuk Kuatkan Swasembada Pangan”
Bagikan :

Samosir.Matalensa.co.id.Pangururan – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dijadwalkan menanam bawang putih secara serentak di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/8/2026).

 

Aksi ini merupakan bagian dari program nasional percepatan swasembada bawang putih Tahun Anggaran 2026 yang digerakkan Polri.

 

Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan.

 

“Besok, Kapolda Sumut akan melakukan penanaman bawang putih secara serentak di Desa Maduma. Ini bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan,” ujar Rina, Selasa (18/8/2026).

 

Program ini mengacu pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/16888/VIII/OPS.4.1./2026 tanggal 6 Agustus 2026 tentang penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi.

 

Di Sumut, program diperkuat dengan Surat Perintah Kapolda Sumut Nomor Sprin/2338/VIII/HUK.7./2026 tanggal 7 Agustus 2026 tentang Tim Satgas Percepatan Swasembada Bawang Putih Polda Sumut TA 2026.

 

Kemudian disusul Sprin/2363/VIII/HUK.7./2026 tanggal 11 Agustus 2026 terkait panitia kegiatan di wilayah hukum Polres Samosir.

 

Untuk Samosir, penanaman akan dilakukan di lahan seluas 0,32 hektare atau sekitar 8 rante. Sebanyak 105 kilogram bibit bawang putih telah disiapkan.

 

Dua kelompok tani akan dilibatkan langsung, yakni Kelompok Tani St. Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama. Masing-masing kelompok beranggotakan 15 orang.

 

AKBP Rina menegaskan, kegiatan ini tidak boleh berhenti di acara penanaman.

 

“Kita ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni. Setelah ditanam, harus dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pengembangan sehingga nantinya memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” katanya.

 

Desa Maduma diharapkan menjadi salah satu titik pengembangan komoditas bawang putih di Samosir. Polres Samosir akan mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, kelompok tani, pemilik lahan, dan masyarakat agar program berjalan berkelanjutan.

 

“Keterlibatan kelompok tani sangat penting. Kami berharap program ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Samosir,” ucap Rina.

 

Dengan lahan terbatas namun dikelola serius, Samosir ditargetkan ikut berkontribusi mengurangi ketergantungan impor bawang putih dan menjaga stabilitas harga pangan di Sumut.

 

(Ranto.S)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *