“Samosir Kantongi Rp38 Miliar Dana TKD Pusat, Fokus ke Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur”
Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Pemerintah Kabupaten Samosir mendapat alokasi Dana Tambahan Transfer ke Daerah atau TKD sebesar Rp38 miliar dari pemerintah pusat. Dana itu akan digunakan untuk mempercepat program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom usai mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana TKD bagi Pemkab/Pemko se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (14/7/2026).
Vandiko menegaskan Pemkab Samosir siap mengelola dana tersebut secara efektif, transparan, dan akuntabel sesuai arahan pemerintah pusat.
“Pemkab Samosir berkomitmen mengelola Dana Tambahan Transfer ke Daerah secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Penggunaannya akan difokuskan pada program-program prioritas sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah,” tegas Vandiko.
Ia merinci, Rp38 miliar itu akan dialokasikan untuk sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mulai dari peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, penguatan sektor pertanian, hingga pembangunan infrastruktur dasar.
Vandiko berharap asistensi dan monitoring dari pusat dapat memperkuat sinergi antara pusat, provinsi, dan kabupaten. Dengan begitu, realisasi program bisa berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Samosir.
Rakor tersebut dihadiri Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri A. Fatoni secara daring, Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Wagub Surya, serta para kepala daerah se-Sumut. Turut mendampingi Bupati Samosir: Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Kepala BPKD Melva Siboro, Kepala BPBD Sarimpol Simanihuruk, dan Inspektur Mantun Sinaga.
Secara keseluruhan, Provinsi Sumut mendapat alokasi TKD lebih dari Rp6,35 triliun untuk 31 kabupaten/kota. Dana ini juga termasuk dukungan bagi daerah terdampak bencana.
Gubernur Bobby Afif Nasution menegaskan TKD tambahan harus segera direalisasikan agar manfaatnya cepat dirasakan masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan. Ia juga menyoroti dampak bencana yang menekan infrastruktur, perekonomian, dan PAD.
“Harapan kami, TKD tahun 2027 sama dengan di 2026 ketika TKD nya dikembalikan,” kata Bobby.
Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri A. Fatoni menyampaikan, pemerintah menambah alokasi TKD sebesar Rp10,68 triliun untuk tiga provinsi terdampak bencana. Rinciannya, Sumut Rp6,35 triliun, Aceh Rp1,65 triliun, dan Sumatera Barat Rp2,63 triliun.
Fatoni mengapresiasi kepala daerah yang telah melakukan penyesuaian APBD 2026 melalui Perkada untuk mengalokasikan TKD tambahan. Ia meminta anggaran segera direalisasikan agar langsung dirasakan masyarakat.
Pemkab Samosir menyatakan siap mendukung kebijakan pusat dan memastikan setiap rupiah TKD digunakan untuk program yang berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Ranto.S)

