“Samosir Dukung Penuh, Investor Global Bidik TSTH2 Pollung Jadi Pusat Riset Herbal Danau Toba”
Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Dukungan itu ditunjukkan langsung dengan kehadiran Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk dalam kunjungan kerja Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Chairman Temasek Holdings, H.E. Mr. Teo Chee Hean, Jumat (10/07/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama strategis dengan mitra investasi internasional. TSTH2 diproyeksikan menjadi pusat riset, inovasi, dan hilirisasi komoditas herbal serta hortikultura yang diharapkan mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Danau Toba.
Selain Wabup Samosir, kegiatan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Bupati Humbang Hasundutan Oloan P. Nababan, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Dari Pemkab Samosir turut mendampingi, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, serta Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho.
Rangkaian kunjungan diawali dengan pemaparan perkembangan TSTH2, arah pengembangan kawasan, potensi investasi, hingga program riset dan inovasi yang sedang berjalan.
Rombongan kemudian meninjau langsung sejumlah fasilitas strategis di TSTH2, meliputi area pembibitan tanaman herbal dan hortikultura, laboratorium penelitian, serta sarana pendukung lain yang disiapkan untuk pengembangan kawasan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan investasi.
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menilai kehadiran Ketua DEN bersama investor global merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing kawasan Danau Toba melalui pertanian berbasis riset dan teknologi.
“Pengembangan TSTH2 merupakan peluang besar bagi kawasan Danau Toba. Kami mengapresiasi upaya Ketua DEN dalam menghadirkan investor internasional. Semoga kerja sama ini segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, memperkuat sektor pertanian, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba, termasuk Kabupaten Samosir,” ujar Ariston.
Ia berharap, jika kerja sama dengan investor internasional terwujud, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Mulai dari terbukanya lapangan kerja, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, hingga tumbuhnya peluang usaha baru di sekitar Danau Toba.
Menurut Ariston, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan investor menjadi kunci agar TSTH2 dapat berkembang menjadi kawasan unggulan dengan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di lingkar Danau Toba.
(Ranto.S)

