“Polri Untuk Masyarakat : Lomba PBB Polres Samosir Jadi Ajang Tempa Disiplin Generasi Muda”

“Polri Untuk Masyarakat : Lomba PBB Polres Samosir Jadi Ajang Tempa Disiplin Generasi Muda”
Bagikan :

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN – Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Samosir mengubah Lapangan Mako di Jalan Danau Toba, Pangururan, menjadi panggung adu disiplin. Selasa 16/6/2026 sejak pukul 08.30 WIB, 11 tim SMA/SMK se-Kabupaten Samosir unjuk kekompakan dalam Lomba Peraturan Baris Berbaris bertema “Polri Untuk Masyarakat”.

Apel pembukaan dipimpin Wakapolres Kompol Briston A.M. Napitupulu, S.T., S.I.K. Ia menegaskan, lomba ini bukan sekadar adu gerakan, tapi latihan mental: taat aturan, dengar komando, dan kerja sama tim. Arahan teknis dan tata tertib disampaikan langsung agar setiap peserta paham standar penilaian.

Kehadiran Kapolres AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polres dan perwakilan kepala sekolah Bilson Sitohang menambah semarak. Para guru pendamping dan panitia dari personel Polres Samosir juga turun langsung mendampingi anak didiknya.

Penilaian dipercayakan ke dewan juri lintas unsur: Ipda Jusup Kataren dari kepolisian, Briptu Dwi Perangin-angin, Sertu T. Sihotang dari TNI, H. Jorles Limbong dari Dinas Pendidikan, dan Jaiden Etham Samosir dari Purna Paskibraka. Komposisi ini memastikan penilaian objektif dari sisi disiplin, pendidikan, dan kepemimpinan baris-berbaris.

Pukul 08.20 WIB panitia mulai cek administrasi. Tepat 08.45 WIB lomba dimulai. Setiap tim wajib menuntaskan 12 gerakan dasar lalu lintas dalam 10 menit, lalu melanjutkan kombinasi dan kreasi. Bedanya tahun ini: peserta boleh memasukkan musik atau lagu pengiring. Alhasil, Lapangan Mako tidak hanya terdengar komando, tapi juga tepuk tangan penonton tiap kali formasi berubah.

Juri menilai lima aspek utama: ketepatan gerakan, kekompakan, kedisiplinan, kreativitas, dan wibawa penampilan. Sampai pukul 11.30 WIB seluruh tim bergiliran tampil. Setelah itu juri langsung rekap dan verifikasi nilai agar hasil final bebas perdebatan.

Hasil akhir menempatkan SMA Negeri 1 Sianjur Mula-Mula di puncak sebagai Juara I. Posisi kedua diraih SMA Negeri 1 Palipi, dan SMAK Negeri Tarabunga menutup podium dengan Juara III. Untuk peringkat harapan, SMA Negeri 1 Ronggur Nihuta meraih Harapan I, disusul SMA Swasta Santo Mikhael Pangururan Harapan II, dan SMK Negeri 1 Nainggolan Harapan III.

Saat menutup kegiatan, Kapolres Rina memberi pesan yang langsung menyentuh peserta: “Berani tampil itu adalah hebat. Sudah berani tampil berarti sudah memiliki jiwa untuk maju”. Ia mengingatkan, disiplin baris-berbaris adalah cermin karakter. Generasi muda yang disiplin hari ini, adalah pemimpin yang dipercaya masyarakat esok.

Kasi Humas AKP Radiaman Simarmata menambahkan, lomba ini bagian dari rangkaian Bhayangkara ke-80 untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di sekolah. Tiga tim terbaik akan kembali tampil saat upacara puncak Hari Bhayangkara Polres Samosir yang dihadiri Forkopimda. Di sana penetapan juara akhir akan dikukuhkan secara resmi.

Tepat pukul 12.00 WIB kegiatan ditutup. Tidak ada keributan, hanya raut bangga dan lelah yang terbayar. Bagi Polres Samosir, ini cara sederhana tapi efektif mendekatkan Polri ke masyarakat : lewat barisan rapi anak-anak Samosir yang siap jadi tunas bangsa berkarakter.

(Ranto.S)

Redaksi Mata Lensa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *